Korban Topan di Filipina Mencapai 1.000 Orang


Lebih dari 800 orang lainnya masih belum ditemukan.

Senin, 17 Desember 2012, 11:37                                                                              Fata El Islami
Anak-anak korban topan Bopha di penampungan
Anak-anak korban topan Bopha di penampungan(REUTERS/Erik De Castro )

VIVAnews - Jumlah korban tewas dalam bencana topan Bopha di Filipina terus bertambah. Pada penghitungan Minggu kemarin, korban diketahui mencapai 1.020 orang, ratusan lainnya masih belum ditemukan.

Diberitakan CNN, petugas SAR menduga jumlah korban topan yang terjadi 4 Desember lalu masih akan bertambah. Hal ini dikarenakan proses pencarian korban hilang masih dilakukan. Peluang hidup bagi warga yang hilang juga semakin menipis.

Tercatat masih sekitar 844 orang lagi yang masih dinyatakan hilang.
Sebagian besar yang hilang adalah ratusan nelayan yang melaut sebelum badai menghantam. Petugas berharap, para nelayan ini berhasil mencari tempat aman di pulau-pulau sekitar.
Sebanyak 1,2 juta orang di Mindanao kehilangan tempat tinggal dan harus hidup di pengungsian. Menurut badan penanggulangan bencana Filipina, Bopha adalah topan paling besar dan mematikan tahun ini dengan kecepatan sekitar 220 kilometer per jam.

Filipina adalah negara yang sering diluluhlantakkan topan. Sebelumnya tahun lalu topan Washi menewaskan 1.268 orang. Namun, topan paling mematikan di negara ini tercatat terjadi tahun 1991 saat topan Thelma menghantam, menewaskan 5.000 orang.
Korban Topan di Filipina Mencapai 1.000 Orang Reviewed by Fata El Islami on 11:49:00 AM Rating: 5

No comments:

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan

All Rights Reserved by Santri Blogger © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.