Badak Jadi Simbol Purwakarta

patung-badak-putih

















Semua orang tahu, Situ Buleud merupakan salah satu obyek wisata di jantung kota Purwakarta yang cukup asri dan nyaman bagi pengunjung. Penataan dan pengembangan kawasan ini yang terusberkelanjutan, telah membuat Situ Buleud makin diminati dan banyak dikunjungi para wisatawan.  Berbagai fasilitas bagi pengunjung terus ditingkatkan. Misalnya untuk olah raga, telah disediakan jogging track. Atau bagi pencinta makanan, cukup banyak pilihan makanan yang dapat dinikmati seusai berolah raga.Keberadaannya pun kini dipercantik lewat sentuhan karya estetika seni berbentuk patung badak putih. Mengapa patung Badak Putih dibangun di sekitar Situ Buleud? Dan menjadi simbol yang melekat dengan lokasi Situ Buleud. Menurut keterangan seorang sesepuh Purwakarta yang juga Sekretaris Musyawarah Bersama Masyarakat Purwakarta dan anggota panitia penelusuran sejarah Purwakarta, R.H. Garsoebagdja Bratadidjaja, pada zaman dahulu Situ Buleud merupakan tempat “pangguyangan” (berkubang) badak yang datang dari daerah Simpeureun dan Cikumpay serta dijadikan pula tempat minum bagi binatang lainnya. Situ Buleud terbentuk karena ada mata air ditambah air hujan. Kemudian, pada zaman Belanda diperbesar. Karena dikhawatirkan airnya terus surut, dibuatlah saluran irigasi dari daerah Pasawahan. Selanjutnya, beliau menceritakan sebenarnya Situ Buleud sering dipergunakan untuk acara-acara keramaian besar, seperti memperingati hari ulang tahun Raja Belanda ataupun keramaian lain. Oleh karena itu di tengah-tengah danaunya dibuat panggung besar.

Sumber : Ping Digital Radio <<<
Badak Jadi Simbol Purwakarta Reviewed by Fata El Islami on 8:56:00 AM Rating: 5

No comments:

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan

All Rights Reserved by Santri Blogger © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.