Dakwah adalah Segalanya


Penulis  Richard Aulia
B I S M I L L A H

Dakwah adalah Segalanya

“Dan carilah pada apa yang telah
dianugerahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) negeri akhirat,
dan janganlah kamu melupakan
bahagianmu dari (kenikmatan)
duniawi” (Al Qashash : 77)

Artinya prioritas utama adalah
akhirat tetapi jangan sampai
melupakan dunia. Lalu apa
hubungan antara mencari
maisah dan dakwah?

Dakwah adalah segalanya.

Ini
adalah sebagaimana prinsip
hidup Rasulullah Shallallahu’alahi
wassalam yg meletakkan dakwah
di atas segalanya.

Tentu kita
masih ingat di dalam sirah
Rasulullah Shallallahu’alahi
wassalam diiming-imingi dengan
kekayaan,
kedudukan,
kekuasaan, dan kehormatan spy
Rasulullah Shallallahu’alahi
wassalam menghentikan
dakwahnya, lalu apa jawab
beliau, beliau dengan tegas
bersabda,

“Demi Allah, sekali-kali aku tidak
akan meninggalkan dakwahku,
seandainya matahari diletakan di
tangan kananku dan rembulan di
tangan kiriku, aku bersumpah
tidak akan meninggalkan
dakwahku…!”

Lalu pertanyaannya adalah apa
yang bisa dilakukan oleh kita
supaya kita juga bisa
menerapkan prinsip hidup
Rasulullah bahwa dakwah adalah
segalanya, di sisi lain kita
disibukkan dengan pekerjaan
dlm rangka mencari maisah?

Allah Subhanahu wata’ala
berfirman,

“Orang-orang yang beriman dan
berhijrah serta berjihad di jalan
Allah dengan harta, benda dan
diri mereka, adalah lebih tinggi
derajatnya di sisi Allah; dan itulah
orang-orang yang mendapat
kemenangan.” (At Taubah : 41)

“Berangkatlah kamu baik dalam
keadaan merasa ringan maupun
berat, dan berjihadlah kamu
dengan harta dan dirimu di jalan
Allah. Yang demikian itu adalah
lebih baik bagimu, jika kamu
mengetahui.” (At Taubah : 41)

Di zaman modern sekarang ini
justru dakwah sangat-sangat
dibutuhkan mengingat
kerusakan sudah terjadi dimana-
mana, kemaksiatan merajalela
secara terbuka dan terang-
terang, kejahilan ttg diin sudah
merebak.

Bergabunglah bersama
kafilah/jamaah dakwah yang
telah berkomitmen dlm
berdakwah.

Jadikan setiap gerak kita adalah
dalam rangka dakwah, bahkan
ketika kita mencari maisah.

Lihat
bagaimana generasi terbaik
umat ini, para shahabat
rodhiallahu’anhum.

Merekalah
yang patut kita contoh. Di antara
meraka ada yang orang kaya,
saudagar sukses, pebisnis ulung.

Bagaimana sikap mereka. Apa
yang mereka perbuat?

Mereka
adalah orang-orang yang paling
semangat dalam berdakwah,
mereka tidak dilalai oleh harta
mereka, tidak dilalaikan oleh
usaha mereka, tidak dilalaikan
oleh bisnis mereka.

Bahkan
harta/usaha/bisnis mereka
adalah salah satu dari penopang-
penopang dakwah Rasulullah
Shallallahu’alahi wassalam.

Dakwah tidaklah gratis, bahkan
dana adalah salah satu
penopang terbesar dalam
dakwah. Maka dakwah jangan
dipersempit hanya sekadar
ceramah, bahkan infak dalam
rangka dakwah ilallah adalah
dakwah.

Maka sungguh
kesempatan besar bagi orang
yang berkecukupan maisah, dia
bisa berbuat lebih dengan
hartanya.

Dan perlu disadari juga
bahwasanya Allah Subhanahu
wata’ala dibanyak ayat-ayatnya
menyinggung jihad dengan
harta dan jiwa yang sering
digandengkan disebutkan secara
bersamaan.

Artinya apa tidak
cukup hanya dengan harta,
tetapi dengan jiwa kita. Jadi tidak
cukup hanya dengan berinfak
saja dengan harta kita.

Kita lihat
bagaimana abu bakar, umar,
utsman, abdurrahman bin auf
adalah orang2 yang tidak
tanggung-tanggung dalam
berinfak di jalan dakwah, tetapi
tidak hanya itu mereka juga ikut
terjun dalam berdakwah
bersama-sama dengan
Rasulullah.

Maka hendaknya juga
kita bersikap demikian. Kita yang
diberi fisik yang kuat & diberi
kesehatan, libatkan diri-diri kita
didalam amal dakwah.

“Tapi ana
sibuk bekerja?” Manfaatkan
waktu-waktu luang. Misal kita
bekerja senin-jumat, manfaatkan
hari sabtu dan ahad. Pasti di
antara kita ada waktu-waktu
luang, manfaatkan semaksimal
mungkin dalam amal dakwah.
Datang ke kajian-kajian atau
halaqoh-halaqoh ilmu,
menyebarkan informasi-
informasi kajian, brosur, pamflet,
mengajak teman ke halaqoh
kajian, memberitahu teman ttg
radio dakwah, mengajak
seorang demi seorang untuk
sama-sama meniti
shirotulmustaqim. Ini semua
adalah dakwah, jadi dakwah
tidak hanya identik dengan
ceramah.

Yang bisa ceramah ya
ceramah,

yang bisa ngajak ya
ngajak orang,

yang bisa sms
tausiay dan sms info kajian ya
sms,

yang bisa nyebarin brosur
ya nyebarin brosur .

Dan inilah
berdakwa secara berjamaah, jadi
jangan sendiri-sendiri, semua
saling bekerja sama dalam
berdakwah. akan sangat sulit
sekali jika dakwah dilakukan
sendiri-sendiri.

Wallahu a’lam




_________________________________________________________________________________                             Kalo Mau CoPast Cantumin Ini gan                               
                                                             ♣ SANTRI BLOGGER ♣
Dakwah adalah Segalanya Reviewed by Fata EL Islami on 2:22:00 PM Rating: 5

No comments:

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan

All Rights Reserved by Santri Blogger © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.